[Latest News][6]

Imajiner
Kampus
Kisah
MOTIVASI
Nasehat

Walikota Dinilai Tak Pro Pedagang Kecil

Mahasiswa Demo Carrefour
Radar Banten: Jumat, 08-Mei-2009

SERANG – Pembangunan Carrefour di Ciceri mendapat protes dari mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Peduli Kota Serang (APEK). Mereka menilai Walikota Serang Bunyamin tidak pro-pedagang kecil. Menyetujui hypermarket sama dengan mematikan usaha kecil.
Kurnia Jaya, koordinator aksi, mengatakan, pasca-walikota definitif, perubahan di Kota Serang sangat menonjol. Namun perubahan hanya berjarak beberapa ratus meter dari kantor Walikota. “Kita dapat melihat banyak pedagang kaki lima yang menjajakan dagangannya di daerah Ciceri,” ungkap Kurnia saat berorasi di depan Puspemkot Serang, Kamis (7/5) pagi.
Kata dia, pembangunan Carrefour harus melalui pengkajian lebih mendalam mengenai dampak terhadap usaha kecil menengah, pendidikan, lingkungan, sosial, budaya, dan masyarakat Kota Serang serta masyarakat sekitarnya.
Ditegaskan, Pemkot seharusnya memberikan jaminan kepada masyarakatnya untuk dapat memaksimalkan usaha kecil menengah sesuai UU Nomor 9 Tahun 1995 tentang Usaha Kecil.
Tak hanya berorasi, mahasiswa yang terdiri dari PMII Serang, BEM IAIN Banten, serta IPNU Kota Serang, itu mencoba masuk ke Puspemkot dengan menantang barisan aparat kepolisian dan Satpol PP yang berjaga di pintu masuk. Karena tak mendapatkan tanggapan dari Pemkot, mahasiswa membuat lingkaran di Jalan Jenderal Sudirman sehingga jalan macet beberapa saat.
Usai berorasi di depan bakal Carrefour, mereka kembali aksi di depan Puspemkot. Saat berlari ke arah pintu keluar Puspemkot, mereka dihadang Satpol PP. Usai melampiaskan kekesalannya, mereka bubar dan masuk kampus IAIN.
Sementara itu, Kepala Bidang Penanaman Modal Badan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) Kota Serang Khaerul Saleh menuturkan, pembangunan Carrefour membawa dampak baik bagi masyarakat dan Pemkot. “Carrefour akan menyediakan lahan untuk usaha kecil menengah,” tutur Khaerul saat memberikan keterangan kepada pers.
Sementara untuk Pemkot, lanjut dia, pendapatan yang akan masuk ke kas daerah juga akan semakin besar dengan adanya Carrefour. Khaerul mencontohkan, pajak yang diterima dari restoran cepat saji KFC di Mal Serang saja Rp 90 juta per bulan. Dengan adanya sejumlah restoran di Carrefour, maka pendapatan Kota Serang semakin membesar.
Pada kesempatan itu, Kherul memperlihatkan surat pernyataan dari PT Carrefour Indonesia Cabang Serang yang ditandatangani Kepala Cabang Nuridho Pangestu. Dalam surat itu tertulis 4 pernyataan Carrefour, yakni kesanggupan memperkerjakan tenaga lokal sekurang-kurangnya 50 persen secara bertahap sejak dibukanya gerai, kesanggupan menyediakan lahan untuk UMKM, kesanggupan menerima dan memasarkan produk lokal, serta proaktif dalam program corporate social responsibility (CSR). (cr-2)

About Author Mohamed Abu 'l-Gharaniq

when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book. It has survived not only five centuries.

No comments:

Post a Comment

Start typing and press Enter to search