-Belajar dari sang Amirul Mukminin pertama-
"Ya ALLAH karuniailah kepada hamba sikap sopan santun dan akhlak yang mulia kepada orang-orang mukmin. Ya ALLAH, hamba ini suka lupa dan lalai, maka berilah hamba kesadaran dan untuk selalu mengingat MU dalam berbagai keadaan, berilah hamba kesadaran setiap waktu akan datangnya kematian. Ya ALLAH, hamba ini lemah dalam melaksanakan perintah MU, maka berilah hamba kekuatan agar menjadi orang yang rajin dan semangat mengerjakan perintah-perintah MU dengan niat yang baik yang tidak akan mengerjakan hal itu kecuali sesuai dengan yang ENGKAU ajarkan. Ya ALLAH, teguhkan hamba dalam keyakinan, kebaikan, ketakwaan. Berilah hamba keseriusan (ke-khusyu'an), kesadaran diri, keikhlasan niat, dalam segala hal yang ENGKAU ridhai dan dijauhkan dari hal-hal syubhat."
"Karuniailah hamba kemampuan untuk memikirkan, merenungi, memahami makna, mengambil hikmah dari setiap apa yang hamba baca dari kitab MU dan mampu melaksanakan semua yang diperintahkan dalam kitab MU itu "
Do' ini dipanjatkan oleh sang Amirul Mukminin, Khalifah ar Rasyidin kedua, Umar al Faruq ibn al-Khaththab.
________
Suatu ketika Khalifah Umar bin Al Khathtab keluar dari rumahnya dan naik ke atas mimbar. Setelah mengucapkan syukur kepada ALLAH SWT atas segala karunia-NYA, beliau berkata: "Saudara-saudaraku seiman dan seagama, aku akan berdo'a maka aminilah!". Khalifah Umar bin al Khathtab kemudian mengangkat tangannya dan berdo'a seperti yang tertulis di atas.
Kemudian Amirul Mukminin berkata, "Wahai kaum Muslimin, orang Arab itu sangat patuh dan tunduk kepada atasannya maka perhatikan pemimpin kalian, kemana dia mengarahkan kalian. Aku Berjanji membawa kalian ke jalan yang benar"
(Umar bin al Khathab The Qonqueror, hal.137-139)
_______
Pada suatu kesempatan lain, Amirul Mukminin naik ke atas mimbar, dan berkata: "Saudara-saudaraku seagama, apa yang akan kalian katakan, jika aku berpaling kepada dunia? Aku khawatir jika aku bersalah, kalian tidak akan menegurku dengan alasan menghormatiku. Jika apa yang aku lakukan benar, maka bantulah aku, Namun jika apa yang aku lakukan itu salah, maka tegurlah aku"
Kemudian salah seorang dari kaum Muslimin berkata: "Aku bersumpah, jika kami melihatmu melenceng dari kebenaran, kami akan mengembalikanmu ke jalan yang benar". kemudian yang lain menambahkan: "Wahai Amirul Mukminin, Aku bersumpah jika aku melihatmu membelot dari kebenaran, kami akan meluruskanmu dengan pedang kami".
Amirul Mukminin menanggapi: "Terima Kasih, semoga ALLAH SWT merahmati kalian semua. Segala puji bagi ALLAH yang telah menyediakan orang yang siap meluruskan Umar dengan pedangnya"
(Umar bin al Khathab The Qonqueror, hal.134-135)
No comments:
Post a Comment