[Latest News][6]

Imajiner
Kampus
Kisah
MOTIVASI
Nasehat

Menunda Menikah = Menunda Tegaknya Khilafah



"Mereka yang menunda menikah itu berarti menunda tegaknya khilafah" 

Tetiba seorang Ustadz mengawali pertemuan malam itu, 
"Perjuangan itu bermula pada saat kita sudah menikah dan berkeluarga. Sesungguh2 apapun, sebekerja keras apapun kita berjuang pada saat sebelum menikah (apalagi masih mahasiswa) itu belum terhitung sebagai perjuangan. Mereka yang menunda menikah itu berarti menunda tegaknya khilafah" #JLEB!

Sedih banget kan, perjuangan yang sudah dilakukan tapi ga pernah dianggap berjuang. Hmm... Kalo ga malu mah mungkin udah nangis nih yang dengerin nasehat kaya gini. Setiba2 dianggap tak berarti karena status kita yang masih S-I-N-G-L-E. Hahaha.. :D Kasian banget nih para singgeler, parah parah.. hahahaa)

Terus juga, karena status ke-single-an kita ini, kita dianggap sebagai golongan para penunda tegaknya khilafah yang sedang diperjuangkan (terlepas dengan perbedaan cara penegakan khilafah ini dilakukan. Yang disayangkan adalah ketika kita mencontoh perebutan kekuasaan atas nama penegakan khilafah akan tetapi dengan melakukan cara2 keji, coba sejenak membaca perebutan kekhilafahan pada masa Bani Umayyah, tak sedikit Muslim yang dibantai karena tak sejalan dengan sang penguasa. Maaf jika salah, dan mohon dikoreksi).

Lalu, nasihat masih dilanjutkan: "Para suami melakukan perjuangannya dengan sepenuh hati mereka, pun demikian para istri. Keduanya akan mengalami apa yang disebut dengan perjuangan. Berjuang untuk bertahan dengan kondisi apapun, pada saat dibawah tekanan, himpitan ekonomi, namun harus tetap optimis bahwa ada Allah yang Maha Kaya, Dia akan memberikan rizki kepada seluruh hamba-Nya, tak akan tertukar, tak akan berkurang, sesuai dengan apa yang mereka usahakan. Lalu, adakalanya mereka berada diatas awan, dalam kesenangan, dalam kemelimpahan, lalu keduanya saling menasihatkan: "keadaan ini bisa jadi tak selamanya, maka janganlah kita lupa mensyukurinya, mari bertetap diri untuk tawadhu, bersyukur, berbagi, kebahagiaan akan bertambah jika kita membaginya dengan orang lain. Dan di sinilah mereka diuji, bertetap untuk takwa atau lupa dengan-Nya?" Sambil berlalu, memegang pundak, lalu menambahi; "Inilah yang disebut perjuangan. Jadi kapan antum akan mulai berjuang akhi??" :)

Ini nasehat ter #JLEB :)

About Author Mohamed Abu 'l-Gharaniq

when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book. It has survived not only five centuries.

No comments:

Post a Comment

Start typing and press Enter to search