Hancurnya Islam di Andalusia Dengan Musik

oleh @kupinang (Moh. Fauzil Adhim)
1. Ziryab. Ini lelaki yang mengubah Andalusia dari puncak kejayaan sebagai pusat peradaban Islam hingga Islam nyaris tak bersisa di sana.
2. Andalusia yang awalnya hidup dengan semangat berislam dan menekuni ilmu diniyah sepenuh kesungguhan, berpaling kepada musik melalaikan.
3. Jika Imam Syafi’i meninggalkan Baghdad karena menghindari taghbir (musik religius), maka Ziryab ke Andalusia justru membawa taghbir.
4. Lelaki keturunan Persia kelahiran Iraq ini jadi sumber fitnah syubhat yang menemukan lahan suburnya di Andalusia. Pintunya adalah musik.
5. Ziryab atau Abul Hasan ‘Ali Ibn Nafi‘ pula yang pertama kali mendirikan sekolah musik di Spanyol & pada gilirannya menjadi model di Eropa
6. Atas gagasan Ziryab pemisahan laki-laki dan perempuan dihapus. Di masa itu, mulai digabung laki-laki & perempuan dalam satu ruang kelas.
7. Perhatian dan kecintaan muslimin Andalusia pun bergeser dari telaah ilmu beralih kepada bernikmat-nikmat dengan musik.
8. Memang isi lirik tidak selalu buruk. Alasan bermusik pun tampak mulia. Tapi secara pasti menggeser himmah (passion) & iltizam ummat.
9. Andalusia yang sebelumnya mengepakkan sayapnya ke semakin banyak belahan bumi, disambut sebagai pembebas, pelahan terpuruk ambruk.
10. Bermula dari dihidupkannya musik oleh Ziryab, muslimin Andalusia melemah iltizamnya kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah. Dakwah surut.
11. Meski gemuruh Islam tampak semarak, tapi tidak lagi menggugah. Hilang barakah. Tak membangkitkan ghirah agama yang meluap-luap.
12. Secara fisik, fasilitas memadai harta berlimpah. Tapi jiwa-jiwa yang bertekun dengan ilmu dan senantiasa menyiapkan diri semakin jauh.
13. Muslimin yang awalnya zuhud dan memuliakan ilmu beralih mengagungkan dunia maupun penampilan seraya meyakini sebagai faktor penentu.
14. Pintu masuknya musik, Ziryab kemudian menciptakan gaya hidup untuk berlomba mode dalam busana. Beda karena waktu, musim & acara.
15. Jilbab untuk menghadiri majelis ilmu, walimah, jalan santai bersama keluarga atau acara lain pun seakan-akan harus berbeda.
16. Alasan kadang tampak mulia. Tapi dampaknya kemudian sangat menyedihkan ketika penggerak sesungguhnya berlomba-lomba gengsi busana.
17. Soal makan pun, Ziryab mengubah budaya masyarakat. Ada hidangan pembuka, utama (main course) serta hidangan penutup.
18. Semuanya menggunakan alasan yang indah dan baik, termasuk alasan kesehatan. Tetapi semuanya menyeru kepada sikap meninggalkan sunnah.
19. Begitu pun alasan estetika kerap dijadikan acuan. Ini wilayah yang netral awalnya. Tapi manakala didahulukan dari sunnah, jadi masalah.
20. Beragam alasan yang dikemas & akhirnya menjadi sikap muslimin, merupakan pintu fitnah syubhat. Inilah yang akhirnya melemahkan ummat.
21. Mereka lemah. Yang awalnya sangat disegani, berbalik diremehkan dan setiap tahun kekalahan mereka dirayakan hingga hari ini.
22. Andalusia tak lagi punya gigi. Dan sebab runtuhnya bukan sedikitnya amunisi maupun kurangnya harta, tetapi karena hanyut oleh musik.
23. Teringat sebuah hadis:
لَيَكُونَنَّ مِنْ أُمَّتِى أَقْوَامٌ يَسْتَحِلُّونَ الْحِرَ وَالْحَرِيرَ وَالْخَمْرَ وَالْمَعَازِفَ
HR. Bukhari
24. “Sungguh, benar-benar akan ada di kalangan umatku sekelompok orang yang menghalalkan zina, sutera, khamr dan alat musik.” HR. Bukhari.
25. Semoga catatan ringkas dan ringan tentang Ziryab ini bermanfaat. Semoga menjadi pengingat kita agar berusaha meyakini sunnah. @emthorif
***
18/03/2015
http://chirpstory.com/li/256943
***
Simak juga video Ust. Budi Ashari, Lc, menceritakan tentang musik (hiburan) menjadi salah satu penyebab jatuhnya khalifah Islam Granada di Andalusia pada menit ke 20:30
No comments:
Post a Comment