[Latest News][6]

Imajiner
Kampus
Kisah
MOTIVASI
Nasehat

Dialog tentang Kekuasaan*

A: in the animal kingdom,the rule is eat or be eaten; in human kingdom,the rule is define or be defined (thomas szaz)

B: Define is an authority [kekuasaan]. Dan "kekuasaan tak pernah sejalan dgn moral" [Soe Hok Gie]

A: meski kekuasaan tak pernh sejln dg moral, (parahnya) pengetahuan (knowledge) jg tak pernah bercerai dg kekuasaan (power) [michele foucault]

B: Dan yg lbh parahnya lg, "cara paling mudah untk mmproleh keagungan adlh melalui kekuasaan" [Bertrand Russel]

A: otoritas mrpkn hal yg mustahil jk trlpas dr kekuasaan yg memksa. krnanya,ketakutan slalu tepat dgunakn,spt halnya kekersan yg scra efektif dpt mngontrol legalitas. politk scra ksluruhn dpt didfnsikan sbg supremasi kekuasaan yg memaksa. otoritas adlh suatu hak utk memerntah (machiavelli)

B: ‎[pantas] menurt Machiavelli, "smw baik asal untk mmprkuat kekuasaan dan smw bnar asal untk mraih tjuan berkuasa". Dan benarlah menurt Soe Hok Gie bhw, ktika kekuasaan mjd yg utama & agung, d saat itulah kebnaran moral mulai mengalami erosi. Birahi kekuasan yg bgtu kuat sprt obat bius menumpulkn nurani dan mrabunkan moral pnguasa.. Kalo yg ni nanya pa, lalu kenapa "al-Qur`an lebih membuthkan kekuasaan drpd kekuasaan membthkan al-Qur`an" [Utsman bin Affan] ???

A: sblmny 1.qt spakat tdk dg statemn itu; 2.jgn2 it bkn dr usman.jgn2 qt mlh trjbak pd prdbtan khilafh islam. tp mnrtku al-quran butuh ruang historis shga ia bsa memksmlkan fungsiny sbg "petunjuk". dg ruang historis it ia mlh bsa membntuk peradaban. sprt yg dibilang nasr abu zaid "hadharah al-nashsh"

B: Ruang historis?. Dan Seblumy sy jg tdk tau pasti tu dr Utsman [tp byk tlisan2 yg mngutip kata itu], kmudian dtafsirkn: klo kkuasaan tersibghoh dgn al-Quran maka hukum2 al-Quran akn mudah d tegakan [krn tu al-Quran bth kekuasaan]. Mhn pnjelasany...

A: memng benar ktk alquran ditangn kekuasaan mka hkm2-Nya bsa diterapkan.it efektif ktka nabi di Madinah. kelemahnnya, pasca kpemimpnan Muhammad,ykni msa kerjaan dn dinasti2 trutma masa umayyah, bkn hukm2 alquran mlainkn hkm2 fiqhy bsa ditrapkan tetpi dg kekuasaan yg represif.ingat kasus imam ahmad bn hanbal,hallaj,suhrwardi dll.bhkn usman sndiri utk kodifiksi alquran dg kekuasaannya brani membkar mushaf mlik hafsah.jd akhirnya ia akan baik trgntng siapa pmgang kekuasaan

B: Klo blh narik ksmpulan smntra: qta tdk bs lngsung menyalahkn kekuasan, tp lihatlah siapa yg memgang kekuasanya... Krn kekuasan [tahta] mrupakn fitnah dunia selain wanita dan harta [QS. ali Imran:14]. Sbgaimana jg kisah Khalid bin Walid [pmimpin pasukan] yg menikahi janda Malik bin Nuwairah pdhal menurt instruksi khalifah tdk blh mengawini permpuan pd masa peperangan... [wallahu a`lam] Betul ga` Pa dosen? Dan 1 lg, brarti sangat d butuhkan org2 baik [scara vertikal dgn Tuhannya dan horizntal dgn manusia lainnya/rakyat] untk memegang sbwh kekuasaan...

A: sy setuju. sy sampai sekarang sangat mengagumi kepemimpinan Muhammad bin Abdullah hingga bisa mengubah nama Yatsrib mnjd Madinah. dalam kepemimpinannya di Madinah itu Muhammad benar2 menggunakan kepemimpinan ala al-Qur'an, ada musyawarah dan kontrak sosial di sana. dia menjadi pemimpin yg otoritatif tanpa terjatuh pada sikap otoriter.. namun begitu, sy termasuk tdk setuju dg jargon "negara islam" sebab kepemimpinan Muhammad di Madinah itu secara substantif bukan utk itu tetapi kemaslahatan bersama dan humanisme. sehingga kaum agama lain dpt beribadah dg tenang sesuai dg kontrak sosial/perjanjian yg disepakati bersama, mereka rukun. meski selanjutnya ada dua golongan (bani) yg khianat sehingga sikap tegas hrs dilakukan, tp bukan krn agamanya melainkan krn pengkhianatannya trhdp perjanjian yg tlah disepakati bersama. ada suatu statemen menarik dari Muhammad Imarah, "al-Islam Ilahiyy al-mashdar wa insaniyyatul maudhu'" (Islam adalah agama yg bersumber dari Allah dan berorientasi kpd kemanusiaan). semoga lain waktu kita dapat berdiskusi lebih lanjut..

B: Sip!!! apapun bntuk negaranya asalkan dpt mngakomodir dan memaslahatkan smw golongn rakyat yg brnaung d dalamy... Tentunya dgn musyawarah dan kontrak sosial.. Alhamdulillah, buku yg sy baca ada wadah untk menyalurkan diskusi. Oke Pa, trima kasih atas diskusinya.

*Ini awalnya status FB @Fakih Abi Zye (Maaf Pa Dosen, Statusnya saya buat jadi note, gpp yah?!). Saya tertarik mendiskusikannya dengan beliau, karena saya gelisah setelah saya membaca sebuah buku catatan kecil (semacam catatan perjalanan/memoar) seorang aktivis 1966 yang anti dengan Kekuasaan. Terima Kasih Pa Dosen atas diskusinya...

About Author Mohamed Abu 'l-Gharaniq

when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book. It has survived not only five centuries.

No comments:

Post a Comment

Start typing and press Enter to search