KEBOHONGAN AKTIFIS DAKWAH YANG KADANG TAK TER-SADARI
Tulisan ini adalah beberapa poin dr Intisari yang ana tagkap saat ikut Ta'lim umum kemarin pagi (21 Jan 2010) di mesjid kampus. Mba' Tuti yang pagi itu berkesempatan sebagai pemateri mengetengahkan pengantar diskusi yang sungguh menarik (Menarik diri untuk merenungi kembali setiap langkah dan tingkah para aktifis lembaga dakwah). Setiap kali Mba' tuti memberikan contoh2, hampir kesemuanya itu, bisa langsung nusuk ke masing2 pribadi, pasalnya perumpamaan2 yang di paparkan sangat relevan bahkan yang sering terjadi dan sudah menjadi aktifitas kita sebagai seorang yang berada di lembaga dakwah.
Kucoba mendokumentasikan Beberapa catatan yang kutulis d bloknote pg kemarin. Sungguh mengejutkan ketika tulisan itu ku baca kembali, tanpa sadar, Ku tulis judul catatan itu "Kebohongan Aktifis Dakawh yang sering ga disadari". Ini semata sebagai referensiku untuk kembali merenungi setiap langkah yang sudah kutempuh, ternyata jalan yang kuambil juga tak semuanya mulus dan lurus.. ternyata masih saja perjalanan ini yang tak kusadari akan berakibat kepada hal2 yang negatif di kemudian hari, diantara Kebohongan2 itu adalah sebagai berikut:
1. "Kebohongan" Ghodul Bashar Aktifis Dakwah,
"...Katakanlah kepada laki-laki yang beriman "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, apa yang mereka perbuat." "Katakanlah kepada wanita yang beriman :"Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya." (QS. An Nur 30-31)
Selayaknya begitulah setiap langkah seorang muslim. Saat ia berinteraksi terhadap lawan jenis hendaklah ia menahan pandangannya (Ghodul Bashar), akan tetapi ini sering disalahartikan oleh sebagian besar aktifis. Begitu papar Mba' Tuti. Kita tuh, biasanya Ghodul Bashor klo sama sesama aktifis aja, tetapi jika kita berinteraksi sama lawan jenis yag notabene bukan sesama aktiifs organisasi dakwah, ya sudahlah kita ga pake ghodul Bashar... Iya kan??? (ngaku deh..)... Astagfirullah... Ya ALLAH ampunilah setiap pandanganku ini...
2. "Kebohongan" Syuro' / rapat (Pacaran Jama'i)
Syuro' koq bo'ong??? kan kalo di organisasi, namanya juga satu kepengurusan or satu departemen, harus syuro' donk.. sebagai sarana komunikasi dan koordinasi. eits.. bukan kesitu arahnya pak!
Niat awal sampe akhir sih suro', tetapi kadang cara kita yang biasanya akan menjerumuskna kepada hal2 yang akan berimbas negatif...Lho emang gimana ?? Begini, Kalo suro' otomatis ga cuma berdua kan? pasti akan ada banyak ikhwan dan akhwat, kalo dalam 1 departemn, kita ibaratkan ada 4 org ikhwan, akhwatnya pun juga empat orang... dalam sebuah ruangan syuro'. InsyaALLAh niatnya baik untuk suro' tp (kebiasaaan) sih dlm syuro' itu pasti diselingi dngan becanda2, niatnya sih ingin mencairkan suasana, tp terkadang juga hal ini yang ga kita sadari akan berakibat akan meimbulkan becandaa2n ang seolah2 tidak ada batasan tentang lawan jenis, lalu apalah artinya suro' ini? jika di bumbui hal2 yang kurang ahsan seperti ini. Tutur Mba' Tuti.
Degh... analogi yang dipake Mba' Tuti benar2 kena tepat sasaran... Astaghfirullah.. Ya ALLAH moga Engkau Ampuni dosa2 dan khilafku ini..
3. Ngak Pacaran, tp Menghayal Nikah
Kebanyakan baik ikhwan or akhwat adalah org yang rajin baca buku, hampir samua buku dibaca tidak ada klaiifikasi untuk daftar bacaan kita. termasuk buku ttg pernikahan, ikhwan ideal , akhwat pilihan , calon suami idaman de el-el.. Kebanyakan dari kita, setelah baca buku ttg hal2 semacam ini, biaanya mulai mengimajinasi tuh... apa yg bru aja dibaca lantas dipersama-samakan dengan kondsii yang ada baik ikhwan or akhwatnya. Eh, ikhwan ideal itu kaya akh fulan deh.. begitu juga dengan akhwatnya, Akhwat idaman itu mirip Ukh fulanah deh.. Walah2 mulai nih menghaal...he..he..
4. "Kebohongan" Perhatian or Sok perhatian?!
Assalamualaikum Ukhti...anti gimana kabarnya, sehat??? Katanya orang tua anti sakit yah..? moga cepet sembuh yah ukh... akhwatnya jawab: alaikumsalam akhi, ana alhamdulillah sehat, trus alhamdulillah org tua juga agak baikan, Sukron ya akhi udah merhatiin.... Prikitiwwwwww....he.he.
Niatnmya sih ga ada apa2 cuma nanyain kabar doank, krn rasa soilidaritas 1 organisasi aja. Okey, saling tegur sapa sih ga apa2, tetapi kadang juga hal seeperti ini bs membuat "prasangka" orang menilai berbeda, misalkan tiba2 si akhwatnya Ge'er, Ih, koq akh fulan ini mah perhatian amat yah..? kenapa ya..?? Em.. jangan2 ada apa2 nih??. atau dalam kasus lain, akhwatnya duluan yang nanya kabar, kadang bisa juga si ikhwannya yang ke PD-an.karena tinglkat imunitas kita berbeda2, ada yang menanggapai hal seperti ini biasa, adajuga yang menanggapi ini jadi luar bisa!. makanya kita sebagai aktifis Lembaga dakwah harus sangat hati2 melangkah pesan Mba Tuti. Astaghfirullah... Ya ALLAH, aku berlindung kepada-Mu dr godaan syetan ang terkutuk.
Inilah beberapa poin dr catatanku. Semoga ga terkesan menggurui dan sok tau. ini semua ada dalam kehidupan keseharian. Moga kita bisa lebih hati2 melangkah...
[Kumpulan Tulisan, by Cholid Aldin on Friday, January 22, 2010]
No comments:
Post a Comment