- MENUJU PULANG -
Ke negeri asalnya
Tapi ia tidak merasa kesana
Karena jalannya tak dapat dilihat oleh mata
Setiap hari semakin dekat kesana
Karena jalan ialah masa yang sudah ditinggalkan
Sebelum manusia sampai ke negeri asalnya
Mereka berhenti di alam barzah
Sepanjang jalan kesana…
Syetan selalu menggangu
Agar manusia celaka di alam sana
Agar mereka terlupa akan bekalannya
Banyak sekali yang tertipu olehnya
Kecuali sedikit dari padanya
(Menuju Pulang-Tazakka)
بِِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Dengan Nama Allah, Maha Pengasih, Maha Penyayang.
وَالْعَصْرِ
Demi waktu,
إِنَّ الْإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ
Sesungguhnya manusia dalam keadaan merugi.
إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ
Kecuali orang-orang yang beriman dan berbuat kebaikan, dan saling menasihati untuk kebenaran, dan saling menasihati untuk kesabaran.
Surah ini dimulai dengan 'ashr dan diakhiri dengan shabr dan menunjukkan kepada kita bahwa waktu berasal dari Allah, dari Yang Tak Berwaktu. Surah ini mulai dengan apa yang kita alami, berbagai peristiwa yang berubah-ubah dan bersifat siklis, dan berakhir dengan fondasi, yang tak tergoyahkan dan tak berubah: shabr (kesabaran). Ketika Sembilan Puluh Sembilan Nama dituliskan atau dibacakan, maka Nama al-Shabur selalu yang terakhir, karena Sifat itu merupakan fondasi untuk penciptaan.[http://quran.al-shia.org/id/tafsir/juz30/103.htm]
# Think of an idea to change our world -and put it into action!
(Pikirkanlah sebuah ide untuk mengubah dunia, lalu wujudkanlah dalam sebuah Tindakan!) -Pay it Forward-
# How to change the world? One act of random kindness anytime
(Bagaimana cara untuk mengubah dunia? melakukan kebaikan [satu persatu] setiap saat) -evan almighty-
mas ini kan ada lagu nya kok g' di upload???
ReplyDelete