Belajar dari 3 Film
Pada akhirnya, niat yang ditujukan semata-mata hanya untuk Tuhan-lah yang akan memberimu kekuatan lebih, yang akan menjadikan penakut menjadi pemberani, yang bergerak lambat menjadi begitu cepat, seorang pengecut menjadi seorang ksatria.
3 malam, menikmati 3 film yang berbeda, Fetih 1453, Kingdom of Heaven, dan Life of Pi, menjadikanku semakin yakin bahwa spiritualitas (kepercayaan kepada Tuhan), memberikan efek yang luar biasa. Spirit doktrin yang kuat akan mampu melekat pada seorang penganut agama, sehingga ia mampu melaksanakan segala perintah, bahkan sampai harus menanggung mati sekalipun.
Melihat pada dua film yang pertama (Fetih 1453 dan Kingdom of Heaven) mengisahkan peperangan antara kelompok Yahudi (Kristiani, Katolik) dengan kelompok Muslim, keduanya memperlihatkan bagaimana doktrin dari masing-masing agama memiliki pengaruh yang sangat kuat, sehingga mereka menyerahkan hidupnya bagi apa yang ia yakini.
Sedangkan untuk film yang terakhir, tentang pencarian seorang Pi terhadap agama yang ia yakini, memberikan pemahaman bahwa ada kekuatan lain yang harus diyakini, yang kita takkan mampu melawannya. Kekuatan yang Pencipta, kekuatan sang Penolong, Tuhan. Dan pada akhirnya, pada saat kepayahan yang sungguh sangat ia rasakan, ia berpasrah, menyerahkan segala hidupnya kepada Tuhan.
---------
Lalu, sebagai seorang Muslim, kami meyakini ke-Esa-an Tuhan kami, Allah swt,
Dia pencipta langit, bumi beserta segala isinya.
Katakanlah: "Allah adalah Pencipta segala sesuatu dan Dia-lah Tuhan yang Maha Esa lagi Maha Perkasa". (QS. Ar-Ra’d [13] : 16)
Dan cukuplah Allah sebagai penolong dan pelindung
"….Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung". (QS. Ali Imran [3] : 173)
Dan tugas kita adalah mengabdi kepada-Nya dan tidak mempersekutukan-Nya
“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzariyat [51] : 56)
“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun.“ (QS. An-Nisa [4] : 36)
Dan saksikanlah, “Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah”
“Katakanlah: Sesungguhnya shalatku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.” (QS. Al An’am [6] : 162)
“…Sesungguhnya Aku pergi menghadap kepada Tuhanku, dan dia akan memberi petunjuk kepadaku.” (QS. Ash-Shaffat [37] : 99)
Aiiiiih…. Pengen nangis, inget dosa yang buaaanyyyaaaak banget, hiks hiks hiks ~_~
Jika suatu pekerjaan
Bukan karena Allah dilaksanakan
Kelak yang tersisa hanya kelelahan
Lillah, Bismillah, Ma'allah, Ilallah...
(Efi Syarifudin)
No comments:
Post a Comment