LIFE OF PI (Awesome Movie)
Malam ini menamatkan 1 film lagi, LIFE OF PI. Film berdurasi sekira 2 jam yang disutradarai oleh Ang Lee ini sungguh menakjubkan. Film ini bukan film drama populer, jadi kalo kamu mau lihat adegan2 roman, aksi atau petualangan2 menakjubkan dan populer ala barat atau roman picisan ala film2 indonesia yang cenderung esek-esek, kamu bakal nyesel! karena kamu ga akan menemukannya di film ini.
Bagi saya, sungguh ceritanya bermula sekitar menit ke 93, ketika Pi (Pisince) bersama seekor harimau (Richard Parker) telah sama-sama berada pada titik kelelahan yang sangat, lalu Pi berkata: "Tuhan, terima kasih telah memberikanku hidup. Aku siap sekarang". Bagi saya, Ini adalah bentuk kepasrahan, bentuk penyerahan diri seorang makhluk, yang menyadari adanya kekuatan dahsyat di luar kendalinya. Kekuatan Tuhan yang maha Menggerakkan. (1)
Dan pada saat engkau berada dalam kepayahan, kelelahan, dan merasa tak ada lagi harapan, lalu engkau memasrahkan segalanya kepada Tuhan, Sungguh Dia pasti akan memberikanmu jalan. (2)
Lalu layar berubah menjadi hitam.. dan kembali cerah, ternyata Pi belum mati, ia membuka mata dan terdampar di sebuah pulau (terapung), mirip sebuah pulau bakau, tak berpenghuni, hanya pepohonan dan ribuan koloni meerkat (mungkin hewan mirip musang). Pulau ini entah apalah namanya, yang pasti pemandangannya sungguh menakjubkan. Pi menikmati pulau ini, berenang dan memakan dedaunan serta akar2 pohon yang ia temui. Akan tetapi, pada saat malam tiba, ia merasakan tanda-tanda bahaya jika ia dan Richard Parker tetap berada disana, keesokan paginya setelah ia membawa perbekalan yang cukup dan air segar, ia dan Richard memutuskan untuk melanjutkan mengarungi samudera dengan sebuah sekoci hingga akhirnya ia terdampar di pesisir Mexico.
Kalimat yang paling saya suka pada bagian ini adalah: “Bahkan saat Tuhan seperti menelantarkanku, Dia mengawasiku. Bahkan saat Dia terlihat tidak peduli dengan penderitaanku, Dia mengawasiku. Dan saat tidak ada harapan hidup, Dia berikan aku yang tersisa, dan memberikanku tanda untuk melanjutkan perjalananku. "
Renungan:
(1). “Dan kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan kepada Allah-lah kembali (semua makhluk). Tidaklah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan.” (QS Annur : 42-43)
(2). “Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah untuk kami. Dialah Pelindung kami, dan hanya kepada Allah orang-orang yang beriman harus bertawakal.” (QS. At Taubah 51)
“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. 3. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (QS. At Thalaq 2-3)
“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Al-Insyirah: 5-6).
Yang belum nonton film ini buruan nonton film ini recomended banget deh!!, kamu bakalan dapet banyak hal. terutama tentang kepercayaanmu kepada Tuhan, Allah swt.
Gambar diambil dari: http://blog.zap2it.com/pop2it/life-of-pi-ang-lee.jpg
No comments:
Post a Comment